Minggu, 27 November 2011

Tertikam Kelam


Satu keinginan untuk kebahagiaan yang tak bertepi
Membawa diri dalam lamunan mimpi
Merajut segala yang tak terjadi
Membingkai dengan kilauan halusinasi
Sejenak raga tersentak oleh jutaan kronologi
Segalanya tergerus tanpa terealisasi
Hanya terpondasikan jutaan argumentasi
Terintegrasi bersama emosi
Begitu sunyi dalam heningnya sepi
Caci maki buat diri semakin tak berarti
Membingkai satu abdi yang menyayat hati
Membiarkan raga ini berkawan malam
Mata terpejam santun terbungkam
Bersama doa dan pengharapan
Untuk satu jiwa yang tertikam

Medan,25 November 2011
Suryono.Briando siringo-ringo

Tidak ada komentar:

Posting Komentar