Senin, 28 November 2011

Berawal dari Menulis

MENULIS memang butuh integritas yang tinggi, mentalitas yang kuat, serta rasa percaya diri. Membaca, diskusi, berlatih dan begitu seterusnya adalah aktivitas yang mutlak dibutuhkan bagi penulis pemula maupun lanjutan.

Ini niscaya kemampuan untuk menulis dan akan tumbuh dengan sendirinya.
Menulis bukanlah bakat, bukan juga sekadar teori. Karenanya ia harus dipelajari dan diasah terus menerus.

Menulis dipercaya dapat memperoleh beberapa kemanfaatan lebih dari segala pekerjaan yang lain. Coba bayangkan honor berlimpah, kepuasan tersendiri, pengalaman yang tak terhingga.

Sebelum menulis alangkah baiknya kita perhatikan langkah-langkahnya secara tepat dan akurat karena tanpa itu hanyalah sia-sia belaka. Pertama, carilah ide atau tema yang menarik dan selalu up to date  dengan realitas masyarakat sekitar. Apalagi untuk ukuran media massa, hal ini mutlak dibutuhkan.

Kedua, gunakanlah analisa yang tajam. Hal ini juga mutlak karena hakikat tulisan yang bagus bukanlah tulisan yang banyak dan tebal tetapi tulisan yang mampu memberikan hal baru sekaligus pencerahan bagi pembaca.
Bukan sekadar menulis, ketiga, kumpulkan data dan referensi (buku, majalah, koran, bulletin, atau apapun).

Hal ini berguna untuk membangun analisis kita terhadap permasalahan yang akan kita tulis dan sebagai penguat analisis. Keempat, Mulailah menulis. Menulis bukan sekadar teori tapi praktik, sehingga jangan terlalu banyak belajar teori. Teori bukanlah segalanya, tapi segalanya butuh teori. Kelima, editing.
Tahap ini saya pandang penting karena hal ini merupakan evaluasi.

Untuk itu dalam mendukungnya ajaklah teman, senior, dosen, guru, atau siapa saja orang yang kamu anggap bisa. Lalu mintailah komentarnya tentang tulisan yang baru saja dibuat. Bisa jadi tulisan yang telah kita buat belum tentu layak untuk dimuat di media massa, maka editing dari senior mutlak dibutuhkan.

Demikian langkah-langkah yang saya tawarkan terutama bagi penulis pemula agar selalu dapat mengembangkan diri dan berlatih secara kontinu. Niscaya tak akan rugi! Selamat berproses!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar