Rabu, 09 November 2011

Kamu Bukan Pengemis kawan, Merekalah Pengemis Itu

                                                            Anak-anak kecil di jalanan
di bawah gerimis hingga terik mentari
koran di tangan hingga giring-giring
tawarkan koran hingga suara.
Meski terbata-bata
______
tak peduli hujan hingga terik
Tak peduli sakit menyerang
tetap saja di tawarkan koran itu dengan isyarat 3 jari tangan
kepada orang-orang bermobil mewah
___________
Duh kawan,  malang nya nasibmu
di tengah tatapan sinis gedung-gedung pencakar langit.
kwan negerimu kaya,tambang di mana-mana
dari sabang sampai merauke
Ladang-ladang sawit beratus-ratus ribu hektar..
Lautmu luas kawan, apalagi,,,?
______________
kawan, hampir tak ada lagi yang iba melihatmu sekedar memberikan gopek atau membeli koranmu
mungkin sebagian mereka yang merampok kekayaan negeri kita Nak.
anehnya sebagian mereka masih menikmati BBM bersubsidi itu
itu hakmu kawan
______ _______
kawan tataplah gedung dewan sana
mereka yang duduk manis di kursi empuk di gedung sana,
di kamar Ac yang begitu sejuk mereka lupa kawan
setiap 5 tahun mereka datang mengemis suara ayah dengan janji-janji palsunya.
____
Lihatlah muka memelas di baliho-baliho sana.
Kamu lihatkan wajah-wajah mereka melebihi kamu kawan
Merekalah pengemis sesungguhnya,
Sedangkan engkau kawan hanya meminta hakmu
melalui gopek-gopek yang enggan mereka keluarkan.

Medan,24 Oktober 2011

Tidak ada komentar:

Posting Komentar