Sartika,,,,,
Engkau gadis manis yang menantang ego waktu,,
tiada terkikis tiupan angin maupun badai,,
Sartika,,,
Seiring waktu berjalan
Terlalu banyak lelah dan kecemasan tercecer,,
di pusaran masa-masamu beranjak dewasa..
Ada air mata dan doamu yang tak pernah kering untuk dia,,,
taktkala peristiwa dunia telah menjelma rintihan pilu,,,
memenuhi ruang batinmu melepas dia pergi untuk selamanya,,
Sartika,,
kasihmu kepadanya melebihi kasih rembulan terhadap malam,,
yang kan indah hanya bila purnama,,,
seumpama surya menerangi bumi,,,
pun sesekali terhalang mendung…
Sartika,,,
bila kini ada yang kau sesalkan,,
adalah sosok dia yang ta mungkin lagi kembali..
Mungkin jika bisa ingin rasanya dirimu memutar kembali
masa-masa seperti dlu saat bersama dia..
Namun,,,
Sartika,,
dia telah tenang disana,,
mari dengarkan bisikan hatimu…
biarkan semua berlalu dalam kehangatan cintamu,,
sartika,,,
bangunlah jiwa muda yg lagi merona
bermuram durja tiada guna,jangan mudah putus asa
yakinkanlah,pastikanlah inilah saatnya bangkit
susunlah masa depan dengan pasti
bersama senyum dan impian tuk mengapai
bintang nan tinggi di langit,,
Karena kau Sartika cermin tempatku berkaca
yang teramat bening dari musim ke musim…
bunga cintamu yg ta layu ditangkai jiwanya
mengajarkan kepadaku bahwa cinta itu
akan tetap abadi selamanya
meski ajal memisahkan,,.
tapi sudahlah Sartika ta baik meratapinya
malah akan membuatmu tekurung dalam kesedihan..
Melangkahlah jangan ragu dan tetap teguh,,
dalam keyakinan dan harapanmu,,
berkarya dengan cinta satukan tekad meraih cita-cita
MEDAN 12 JANUARI 2012
SURYONO BRIANDO SIRINGO-RINGO




